May132012

Kreativitas Bangsa Belanda dari Masa ke Masa

“Creativity can solve almost any problem. The creative act, the defeat of habit by originality, overcomes everything.” — George Lois

Sejak dahulu, Belanda sudah dikenal sebagai negara yang kreatif. Orang-orang Belanda banyak melakukan inovasi dan mengembangkan ide baru untuk memecahkan permasalahan yang melanda negaranya. Dengan kreativitas yang dimilikinya, orang Belanda mampu membaca situasi serta permasalahan yang ada, lalu memanfaatkan potensi lain yang bisa dikembangkan sehingga dapat menyulap kekurangan yang dimilikinya menjadi berjuta kelebihan. Oleh karena itu, wajar saja bila Belanda menjadi peringkat 10 negara yang menerima Nobel terbanyak sepanjang sejarah.

Bila kita meneropong lebih jauh ke masa lalu, sejak beberapa abad yang silam Belanda memang telah menunjukkan eksistensinya sebagai negara yang kreatif. Hal itu dibuktikan dengan di inovasi yang dibuat oleh bangsa Belanda dari masa ke masa, sejak beberapa abad yang silam hingga kini di era modern..

***


Sejak abad 13, Belanda dan kincir angin merupakan dua kata identik yang sulit untuk dipisahkan. Sebelum ditemukannya kincir angin, sebagian besar wilayah Belanda tergenang air karena berada di bawah permukaan laut. Hal itu membuat wilayah teritorial Belanda menjadi lebih sempit. Kincir angin dibuat untuk memompa air dari daratan rendah yang tergenang sehingga teritorial daratan Belanda menjadi semakin luas untuk ditempati.

Adanya kincir angin menunjukkan bahwa kreativitas bangsa Belanda sudah ada sejak dahulu kala. Mereka mampu memecahkan masalah yang dihadapi dengan memanfaatkan potensi sumber daya angin yang dimilikinya.

 

(kincir angin di Belanda)

Kreativitas bangsa Belanda dalam bidang ilmu pengetahuan telah membuat Antonie Philips van Leeuwehoek menjadi ‘Bapak Mikrobiologi’ dunia. Pada abad 16, ilmuan asal Belanda ini membuat mikroskop sederhana yang mampu melihat sel. Sel adalah satuan terkecil penyusun makhluk hidup. Penemuan sel oleh Antonie ini menjadi gerbang awal yang membuka penelitian lebih lanjut dalam bidang biologi sel. Tanpa ditemukannya mikroskop sederhana oleh Antonie, mungkin saja kita tidak bisa mengenal apa itu bakteri, virus serta jasad renik lainnya.

Sebenarnya, Antonie bukanlah ilmuan pertama yang meneliti dan melihat sel. Sebelumnya, beberapa ilmuan lain telah melihat sel namun tidak menyadari bahwa benda yang dilihatnya adalah sel yang merupakan komponen terkecil penyusun makhluk hidup. Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi serta berfikir out-of-the-box membuat kita bisa mendapatkan hal baru yang tidak orang lain dapatkan walaupun objek yang dilihatnya sama.

(antonie van leuwenhook dan mikroskop sederhananya)

Nampaknya di era globalisasi seperti saat ini, kreativitas bangsa Belanda tidak memudar. Inovasi bangsa Belanda ternyata tidak lekang oleh bergulirnya masa. Di abad ke 20 ini, dunia sedang dilanda ancaman krisis energi. Banyak ilmuan yang berlomba-lomba mencari sumber energi alternatif untuk mengganti energi fosil yang semakin lama semakin menipis jumlahnya.

Kreativitas orang Belanda kembali teruji. Ilmuan Belanda dari University of Twente telah mencoba menghadapi tantangan krisis energi yang melanda dunia dengan mengembangkan sumber energi alternatif yang mungkin tidak pernah terfikirkan sebelumnya. Sumber energi alternatif ini disebut‘Vibration Energy’.

Vibration energy memanfaatkan getaran dari kendaraan yang melintas di atas jalan. Pada permukaan jalan dipasang material yang disebut piezoelectric yang dapat mengkonversi getaran pada kendaraan menjadi energi.

Walaupun masih dalam tahap pengembangan, pemanfaatan getaran kendaraan sebagai sumber energi menunjukkan bahwa bangsa Belanda selalu bisa memanfaatkan permasalahan yang ada untuk menghasilkan hal baru yang inovatif.

Sebaiknya kita belajar berfikir kreatif dari negara kincir angin ini. Dari sejak beberapa abad silam hingga sekarang, Belanda telah mampu menjawab tantangan zaman, dengan kreativitas yang dimilikinya.

Seperti kutipan di atas, “Creativity can solve almost any problem”, kreativitas dapat menyelesaikan beragam permasalahan„ negara Belanda ini buktinya..

Referensi:

http://en.wikipedia.org/wiki/Antonie_van_Leeuwenhoek

http://top-10-list.org/2011/02/20/the-most-nobel-prize-winners-countries/

http://www.utwente.nl/en/archive/2012/02/generating_electricity_from_vibrations_in_road_surface_works.doc/

April262012

FOKUSS!

3AM

added value

  • dia: nih aku kasih tau ya, kamu sebagai cewe ga punya added value
  • aku: maksudnya?
  • dia: kamu biasa aja..
  • aku: maksud kamu, ga ada yang bisa dibanggain dari aku? aku ga cantik ga pinter ga hebat ga menarik?
  • dia: iya
  • aku: ... (JLEBB, sejujurnya perkataan dia sangat membuat hati aku sakit, tapi sangat memotivasi, lihat aja nanti :D)
3AM

hal bodoh

seringkali aku melakukan hal bodoh,

sudah tau hal itu bisa membuat galau tapi tetep aja dilakuin

misalnya membaca timeline twitter seseorang, melihat foto-foto seseorang, mencari nama orang di google

yaah harus bisa menahan diri nih supaya galau ini ga terpicu lagi

haha

nikmati saja hidup nin :)

12AM

PTF

26 April 2012, 02:06 WIB

Ini semester enam saya di ITB, artinya tinggal satu tahun lagi saya akan berada di sini. Aamiin. 

Menurut kakak 2007, semester enam itu adalah semester yang paling sibuk. Kenapa? Karena di semester enam ini ada mata kuliah yang bernama PTF dan Mikanal. Makanan apakah itu PTF dan mikanal? Baiklah, akan saya jelaskan satu persatu. 

PTF

PTF adalah Proyek Teknologi Fermentasi. Fermentasi itu ga sebatas bikin yoghurt, ga sebatas bikin tempe, ga sebatas bikin kimchi, tapi ternyata fermentasi itu memiliki makna yang luas loh. Kata dosen saya, fermentasi itu adalah semua proses yang menggunakan mikroorganisme sebagai agen pemroses. Jadi fermentasi bisa dilakukan dalam keadaan aerob atau anaerob, asalkan memakai mikroba.

Fermentasi diawali dengan menambahkan inokulum ke dalam substrat. Untuk mendapatkan hasil yang bagus, inokulum yang ditambahkan harus tepat umur dan jumlahnya. Nah, untuk mengetahui umur inokulum yang tepat-artinya inokulum itu sedang sangat aktif untuk melakukan fermentasi-kita harus membuat kurva baku. Kurva baku adalah plot kurva jumlah inokulum terhadap waktu. Inokulum akan sangat aktif pada saat setengah fase log. Umur inokulum aktif bagi setiap mikroba itu berbeda-beda, oleh karena itu tiap mikroba punya kurva baku yang spesifik. Kurva baku untuk bakteri dibuat dengan cara menghitung jumlah sel dan parameter lain setiap dua jam sekali, untuk ragi setiap empat jam sekali, untuk ragi setiap empat jam sekali. Biasanya data diambil dari T0 hingga T12.

Sekarang, saya dan teman-teman sekelompok PTF saya sedang melakukan penelitian yang berjudul: ‘Optimasi Pembuatan Thu Sumedang dengan Variasi Jumlah Inokulum Hasil Isolasi serta Penetapan TItik Kritis untuk Mencapai Keamanan Pangan’. Kami memakai tiga variasi konsentrasi, artinya kita membuat tiga kurtum (kurva tumbuh) bakteri. Satu kurtum bakteri itu dibuat dengan cara sampling setiap 2 jam selama 24 jam. Pada penelitian ini kami tidak hanya mengambil sampel saja, tapi sampel itu langsung dianalisis menggunakan Total Plate Count (menghitung jumlah bakteri yang ada di atas lempeng medium agar), pengukuran pH dan titrasi untuk tahujumlah H+ yang terbentuk. Kebayang ga ribetnya kayak apa? Hmmm mungkin ga kebayang ya kalau belum pernah ngerasain langsung haha. intinya, misalkan kita mulai kurtum jam 10 siang, kita ngambil sampel untuk To lalu mengukur pH, titrasi sama TPC. Setelah itu jam 12 ambil sampel untuk T1 lalu mengukur pH, titrasi sama TPC. Jam 14 ngambil sampel untuk T2, melakukan pengukuran dan seterusnya sampai T12. Artinya kalau kita mulai kerja jam 10 pagi hari ini, pengambilan data untuk kurtum baru beres jam 10 malem besoknya, dan kita nonstop kerjanya. Yaa ada waktu jeda sebentarlah kalau kerja TPC, ngukur pH sama titrasinya cepet. Untungnya sekarang masih praktikum, jadi yang kerjanya banyakan dan bisa dibagi-bagi shiftnya, kalau TA gimana coba? Kerjanya harus sendiri, bayangkaan 24 jam di lab bersama bakteri di dalam laminar. Oh my…

Hmmm sampai sekian dulu ya PTFnya, postingan tentang mikanal akan menyusul. Aku mau nugas bitekling sama jurnalisme duyuu..

02:35

← Older entries Page 1 of 15